M. Ghufran H. Kordi K.

Jumlah Artikel : 37

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 196 | June 2022

Pembangunan inklusif adalah pembangunan yang memberi ruang, membuka akses, serta melibatkan atau partisipasi semua warga negara dan komponen bangsa. Semua warga negara diberi ruang dan didorong untuk terlibat dalam proses dan mendapatkan akses untuk memperoleh layanan, fasilitas publik, atau apapun yang disediakan oleh negara dan penyedia layanan publik...

Pembangunan Manusia | Edisi 195 | Mei 2022

Sejak 1990-an, diskursus mengenai pembangunan di Indonesia tidak lagi berkutat pada pertumbuhan ekonomi, konsumsi, dan pemerataan. Tetapi mulai bergeser pada isu pemberdayaan, akses, partisipasi, kesetaraan, keadilan, hak asasi, dan sebagainya. Isu pembangunan tidak lagi terbatas pada memberi makan penduduk dan mengurangi jumlah masyarakat miskin, tetapi...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 194 | April 2022

Anak yang berusia kurang dari 18 tahun mempunyai hak untuk memberi pandangan, pendapat, berpartisipasi, dan pengambilan keputusan dalam setiap kegiatan, kebijakan, dan pembangunan, apalagi jika menyangkut kebutuhan dan kepentingan anak. Namun, anak tidak mempunyai kekuasaan untuk ikut serta dalam setiap proses, karena semua proses dan pelaksanaannya...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 193 | Maret 2022

Perkawinan anak adalah kekerasan terhadap anak dan perempuan, karena tidak sedikit perkawinan anak adalah kemauan orang tua atau keluarga. Sebagian perkawinan anak adalah cara keluarga melepas tanggung jawab pada anak perempuan, dengan memindahkan tanggung jawab orang tua atau keluarga kepada suami atau keluarga suami.

Jumlah anak perempuan yang...

Dok. Unicef - BaKTI
Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 192 | Februari 2022

Sampai tahun 2000, hampir tidak ada pembicaraan mengenai masalah anak di desa atau kampung. Media cetak dan elektronik saat itu lebih banyak menyoroti permasalahan anak di kota-kota besar, terutama anak jalanan, pekerja anak, dan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) yang jumlahnya terus meningkat.

Beberapa studi (Irwanto, 1995; Joni, 1997;...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 191 | Januari 2022

Kasus-kasus kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah terhadap anak, umumnya terjadi di dalam keluarga dan pelakunya adalah orang-orang terdekat, seperti orang tua, pengasuh, dan keluarga. Anak juga mengalami kekerasan di lingkungan sekolah, berbagai tempat belajar dan pelatihan, hingga rumah ibadah, yang pelakunya adalah guru/pendidik,...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 190 | Desember 2021

Pola asuh atau pengasuhan (parenting) pada anak adalah pengetahuan dan keterampilan yang dapat dipelajari dan diajarkan. Karena itu, pengasuhan tidak hanya menjadi pengetahuan dan keterampilan orang tua atau pengasuh, tetapi juga untuk semua individu dan kelompok yang berinteraksi dengan anak. 

Pengasuhan harus dipelajari oleh guru atau pendidik...

Foto: Ghufran H. Kordi/Yayasan BaKTI
Pembangunan Manusia | Edisi 189 | November 2021

Kekerasan terhadap anak di sekolah dan di masyarakat, oleh sebagian kalangan masih dianggap sebagai hal yang lumrah. Kekerasan dianggap sebagai cara mendisiplinkan dan mendidik anak, agar anak menjadi disiplin, patuh, dan baik. Karena itu, masih ada guru yang melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap anak didiknya. Di rumah, orang tua yang tidak...

Pembangunan Manusia | Edisi 188 | Oktober 2021

Kekerasan terhadap anak adalah permasalahan sosial serius yang telah menjadi perhatian nasional sejak sekitar 20 tahun lalu. Lahirnya Undang-Undang Perlindungan Anak (UU No. 23 Tahun 2002) adalah bagian dari kebijakan negara untuk mencegah dan mengurangi kekerasan terhadap anak. Undang-Undang Perlindungan Anak telah mengalami perubahan sebanyak dua kali...

Foto: http//jmk.or.id
Tata Kelola Pemerintahan | Edisi 181 | Maret 2021

“Bencana itu selalu ada, makanya penduduk harus siap, jadi kalau ada bencana semua orang dapat  berusaha untuk menyelamatkan diri dan menuju tempat-tempat yang sudah ditentukan, tapi itu harus terus-menerus diingatkan, kalau tidak orang akan lupa.” (PURBADIANSYAH, Pengurus Destana Toaya)

Indonesia sangat rentan bencana alam karena letak, posisi,...

Submission Agreement

Terimakasih atas  ketertarikan Anda untuk mengirimkan artikel ke BaKTINews. Dengan menyetujui pernyataan ini, Anda memberikan izin kepada BaKTINews untuk mengedit dan mempublikasikan artikel Anda di situs web dan situs afiliasinya, dan dalam bentuk publikasi lainnya.
Redaksi BaKTINews tidak memberikan imbalan kepada penulis untuk setiap artikel yang dimuat.  Redaksi akan mempromosikan artikel Anda melalui situs kami dan saluran media sosial kami.
Dengan mengirimkan artikel Anda ke BaKTINews dan menandatangani kesepakatan ini, Anda menegaskan bahwa artikel Anda adalah asli hasil karya Anda, bahwa Anda memiliki hak cipta atas artikel ini, bahwa tidak ada orang lain yang memiliki hak untuk ini, dan bahwa konten Artikel Anda tidak mencemarkan nama baik atau melanggar hak, hak cipta, merek dagang, privasi, atau reputasi pihak ketiga mana pun.

Anda menegaskan bahwa Anda setidaknya berusia 18 tahun dan kemampuan untuk masuk ke dalam kesepakatan ini, atau bahwa Anda adalah orang tua atau wali sah dari anak di bawah umur yang menyerahkan artikel.
 
Satu file saja.
batasnya 24 MB.
Jenis yang diizinkan: txt, rtf, pdf, doc, docx, odt, ppt, pptx, odp, xls, xlsx, ods.