Perempuan dan Perlindungan Anak

Jumlah Artikel : 117

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 203 | Januari 2023

Mendampingi orang difabel yang menjadi korban kasus kekerasan membutuhkan pengetahuan dasar mengenai disabilitas dan prinsip-prinsip inklusif dalam penanganannya. Saya akan memulainya dengan sebuah cerita saat mendampingi seorang siswi netra yang mendapatkan perlakuan kekerasan verbal ketika mendaftarkan dirinya di sekolah negeri. Cerita ini bermula di...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 203 | Januari 2023

“Sebelas kilogram,” sebut Tamu Rambu Margaretha (71) kepada petugas kesehatan di pos pelayanan terpadu (posyandu) yang berada di salah satu bagian rumahnya.

Hari itu, pertengahan September 2022, ia sibuk mengatur timbangan gantung sambil membantu mengangkat anak batita dan balita yang akan ditimbang.

Sudah 30 tahun Mama Margaretha, ia...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 202 | Desember 2022

Masyarakat dunia melalui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengadopsi Konvensi Hak-Hak Orang Dengan Disabilitas (Convention on The Rights of Persons With Disabilities atau CRPD 2006). CRPD diadopsi pada 13 Desember 2006 di Kantor PBB di New York, dan mulai berlaku pada 3 Mei 2008. CRPD adalah sebuah perjanjian internasional untuk pemenuhan hak dan...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 202 | Desember 2022

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama Ia tidak menulis  Ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah ~ Pramoedya Ananta Toer.

Ide dan gagasan yang dituliskan akan lebih abadi dibandingkan ide yang hanya ada di kepala atau yang sekedar dibicarakan tanpa dituangkan dalam tulisan yang bisa dibaca oleh orang lain. Begitu juga...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 201 | November 2022

Tugas melindungi anak merupakan tugas bersama baik  pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan strategi perlindungan terpadu mulai tingkat desa/kelurahan untuk mewujudkan lingkungan ramah dan aman bagi anak. Lingkungan aman dan ramah bagi anak, dapat diartikan, bagaimana lingkungan tersebut bisa menjadi pelindung bagi anak. Anak dapat memiliki...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 201 | November 2022

Bahasa (lisan, tulisan, isyarat, pemrograman) adalah alat komunikasi dan interaksi manusia. Ini adalah definisi yang paling tua dan paling umum. Bahasa memungkinkan manusia berkomunikasi antar sesama, bekerja sama, membangun jaringan, hingga membangun saling pengertian untuk hidup bersama. Bahasa juga memungkinkan manusia berbagi dan saling menukar...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 201 | November 2022

Riset kuantitatif INFID bersama LD UI tahun 2022 tentang persepsi dan tingkat dukungan warga kepada Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), menunjukkan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan terbanyak adalah berasal dari hubungan pertemanan (33,3%). Angka ini disusul dengan orang tidak dikenal (30,2%) di posisi berikutnya....

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 200 | Oktober 2022

Pembentukan kelompok di dalam komunitas atau masyarakat dipercaya sebagai salah satu bentuk pengorganisasian yang sangat efektif. Karena itu, berbagai program dan proyek untuk masyarakat, terutama terkait dengan pemberdayaan, baik yang dikerjakan oleh pemerintah, swasta, maupun OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), maka...

Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 200 | Oktober 2022

Alinea keempat pembukaan UUD 1945 menyebutkan beberapa hakikat pembangunan nasional, salah satunya adalah menciptakan kesejahteraan umum untuk masyarakat yang dijamin oleh negara. Namun pada kenyataannya meskipun hal ini disebutkan dalam UUD apakah seluruh elemen masyarakat mendapatkan hak-hak mereka termasuk hak disejahterakan dalam pembangunan nasional...

Sumber: Klub Belajar Sipatokkong
Perempuan dan Perlindungan Anak | Edisi 199 | September 2022

Setiap tanggal 23 Juli kita memperingati hari anak nasional. Tahun ini tema hari anak nasional Indonesia adalah ‘Anak terlindungi, Indonesia Maju’. Saat berbicara tentang pembangunan untuk anak Indonesia, sejatinya kita membicarakan semua anak termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Sejauh mana pembangunan sudah memenuhi hak anak berkebutuhan khusus...

Submission Agreement

Terimakasih atas  ketertarikan Anda untuk mengirimkan artikel ke BaKTINews. Dengan menyetujui pernyataan ini, Anda memberikan izin kepada BaKTINews untuk mengedit dan mempublikasikan artikel Anda di situs web dan situs afiliasinya, dan dalam bentuk publikasi lainnya.
Redaksi BaKTINews tidak memberikan imbalan kepada penulis untuk setiap artikel yang dimuat.  Redaksi akan mempromosikan artikel Anda melalui situs kami dan saluran media sosial kami.
Dengan mengirimkan artikel Anda ke BaKTINews dan menandatangani kesepakatan ini, Anda menegaskan bahwa artikel Anda adalah asli hasil karya Anda, bahwa Anda memiliki hak cipta atas artikel ini, bahwa tidak ada orang lain yang memiliki hak untuk ini, dan bahwa konten Artikel Anda tidak mencemarkan nama baik atau melanggar hak, hak cipta, merek dagang, privasi, atau reputasi pihak ketiga mana pun.

Anda menegaskan bahwa Anda setidaknya berusia 18 tahun dan kemampuan untuk masuk ke dalam kesepakatan ini, atau bahwa Anda adalah orang tua atau wali sah dari anak di bawah umur yang menyerahkan artikel.
 
Satu file saja.
batasnya 24 MB.
Jenis yang diizinkan: txt, rtf, pdf, doc, docx, odt, ppt, pptx, odp, xls, xlsx, ods.