Berjemur Sembari Santai di Pantai Tablolong, Kupang
Penulis : Mustafa Iman
  • Pantai Tablolong, Kupang / Shutterstock
    Pantai Tablolong, Kupang / Shutterstock

Menjalani akhir pekan sembari santai di pantai memang menyenangkan, kawan. Jika membicarakan pantai di Indonesia memang tak pernah ada habisnya, maklum, Indonesia adalah negara kepulauan dengan bibir pantai yang terhampar dari ujung timur hingga ujung barat.

Indonesia termasuk negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada dengan total panjang 99.093 kilometer, bahkan berpotensi lebih panjang lagi jika diukur lebih detail.

Salah satu pantai yang memesona di kawasan timur Indonesia adalah Pantai Tablolong. Pantai ini berada di wilayah selatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, atau persisnya berada di wilayah administrasi Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Pantai ini juga dikenal sebagai Pantai panas Tablolong, karena memang cuacanya yang cenderung panas di sana. Pantai ini juga dikenal memiliki pesona terumbu karang yang terlihat elok ketika air surut yang tersebar di beberapa lokasi garis pantai.

Tempat Migrasi Ragam Jenis Ikan
Menukil Indonesia Kaya, pantai yang berjarak 30 kilometer dari Kota Kupang ini diapit oleh Pulau Rote dan Timor. Daya tarik pantai ini juga kerap dijadikan arena olahraga memancing skala nasional hingga internasional saban tahunnya.

Diadakannya acara tersebut bukan tanpa alasan, karena kurang lebih sejauh 10 mil dari garis pantai merupakan jalur migrasi ikan yang cukup ramai dari perairan Laut Timor menuju Laut Sawu.

Beberapa spesies ikan pun kerap bersembunyi di karang-karang sepanjang garis pantai Tablolong. Selain itu, kekayaan biota lautnya juga menjadikan Tablolong sebagai pantai penghasil rumput laut terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Lain itu, dengan memanfaatkan airnya yang jernih serta kaya akan ragam jenis ikan, para nelayan sekitar juga membudidayakan ikan di sekitar pantai.

Di pantai ini juga terdapat Pohon Centigi (Pempis Acidula) yang berkembang subur di sekitar bebatuan karang. Pohon ini merupakan sebuah tanaman golongan perdu yang banyak dicari karena keunikannya.

Lantaran suasana pantainya yang hening, pada pagi hari ketika udara sejuk, para pelancong kerap memanfaatkan pantai ini sebagai tempat meditasi guna menenangkan pikiran.

Akses dan Akomodasi
Jika ingin mengunjungi pantai ini, disarankan agar menggunakan kendaraan pribadi atau sewa, karena belum ada kendaraan umum yang mengantarkan hingga ke lokasi.

Dari pusat Kota Kupang, kawan bisa menuju arah Tenau dengan waktu tempuh sekitar satu sampai 1,5 jam. Anda dapat menyewa kendaraan bertarif 100 ribu rupiah (motor) hingga 300 ribu rupiah (mobil) untuk durasi sehari.

Tentunya, Anda akan dimudahkan dengan banyaknya marka yang akan memandu jalan, hingga sepertinya tak sulit untuk menemukan pantai ini. Dan sesampainya di lokasi, siapkan saja uang 5.000 rupiah untuk harga tiket satu orang, plus 2.500  rupiah untuk tarif parkir kendaraan.

"Walau letaknya pantainya di pelosok, namun untuk parkir dan keamanan sekarang sudah relatif aman," kata Fuad Sauqi, pengunjung asal Kupang pada penulis beberapa waktu lalu. Jika ingin menginap di homestay, seperti ditulis Wisata Tanah Air, bagi turis domestik hanya dikenakan tarif yang cukup terjangkau, sementara untuk turis bule harganya bisa lebih mahal. Namun menurut beberapa wisatawan, ada juga penginapan sejenis vila yang relatif lebih mahal. Karenanya hanya sedikit wisatawan domestik yang memilih menginap di tempat itu. Saat ini, seperti wisata pantai pada umumnya, di sekitar pantai juga terdapat warung makanan dan fasilitas penunjang lainnya seperti toilet, kamar ganti serta sarana bermain untuk anak-anak.

Artikel bersumber dari Good News From Indonesia (GNFI) dan dapat dibaca pada link https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/10/10/berjemur-sembari-santai-di-pantai-tablolong-kupang

Submission Agreement

Terimakasih atas  ketertarikan Anda untuk mengirimkan artikel ke BaKTINews. Dengan menyetujui pernyataan ini, Anda memberikan izin kepada BaKTINews untuk mengedit dan mempublikasikan artikel Anda di situs web dan situs afiliasinya, dan dalam bentuk publikasi lainnya.
Redaksi BaKTINews tidak memberikan imbalan kepada penulis untuk setiap artikel yang dimuat.  Redaksi akan mempromosikan artikel Anda melalui situs kami dan saluran media sosial kami.
Dengan mengirimkan artikel Anda ke BaKTINews dan menandatangani kesepakatan ini, Anda menegaskan bahwa artikel Anda adalah asli hasil karya Anda, bahwa Anda memiliki hak cipta atas artikel ini, bahwa tidak ada orang lain yang memiliki hak untuk ini, dan bahwa konten Artikel Anda tidak mencemarkan nama baik atau melanggar hak, hak cipta, merek dagang, privasi, atau reputasi pihak ketiga mana pun.

Anda menegaskan bahwa Anda setidaknya berusia 18 tahun dan kemampuan untuk masuk ke dalam kesepakatan ini, atau bahwa Anda adalah orang tua atau wali sah dari anak di bawah umur yang menyerahkan artikel.
 
Satu file saja.
batasnya 24 MB.
Jenis yang diizinkan: txt, rtf, pdf, doc, docx, odt, ppt, pptx, odp, xls, xlsx, ods.